Ingin Pinjam Uang Di Bank? Kenali Dulu Macam – Macam Suku Bunga Kredit-nya

Ingin Pinjam Uang Di Bank? Kenali Dulu Macam – Macam Suku Bunga Kredit-nya


Apakah Anda salah satu nasabah peminjam dana di bank? Pernahkah Anda mendengar suku bunga kredit? Apakah Anda paham dengan istilah ini? Suku bunga kredit mungkin menjadi hal yang tidak asing bagi Anda yang berkutat dengan pinjaman bank, akan tetapi banyak nasabah bank yang tidak terlalu paham mengenai suku bunga kredit. Alangkah baiknya Anda memahami mengenai hal tersebut sebelum meminjam dana di bank. Dengan memahaminya, Anda menjadi tahu bagaimana cara menghitung besarnya cicilan yang harus Anda bayar.

Pernahkan Anda mendengar tentang suku bunga acuan? Suku bunga acuan ini berbeda dengan suku bunga kredit. Suku bunga acuan besarnya tergantung dari perkiraan keadaan inflasi di Indonesia. Suku bunga acuan ditetapkan oleh Bank Indonesia dan diumumkan secara periodik setiap bulan oleh Dewan Gubernur Bank Indonesia. Sebelum Anda mengetahui tentang suku bunga kredit, Anda perlu mengetahui apa itu suku bunga dasar kredit. Suku bunga dasar kredit atau biasa disingkat dengan SBDK merupakan dasar dari penetapan suku bunga kredit Anda. Besarnya berbeda-beda tergantung dari kebijakan masing-masing bank. Kemudian, suku bunga kredit sendiri merupakan harga yang harus Anda bayarkan sebagai imbalan kepada bank karena telah meminjamkan dana kepada Anda. Suku bunga kredit merupakan pendapatan utama sebuah bank. Hal ini karena besarnya suku bunga kredit pinjaman lebih besar daripada suku bunga simpan atas tabungan Anda. Ini merupakan salah satu cara agar bank mendapatkan keuntungan. Ada beberapa hal yang mempengaruhi suku bunga kredit Anda, yaitu biaya operasional, biaya pembiayaan,  cadangan resiko jika kredit Anda macet, laba pinjaman, dan pajak. Ada tiga cara perhitungan suku bunga kredit. Pertama, perhitungan flat yaitu bunga yang anda bayarkan setiap bulan selama jangka waktu pinjaman adalah sama. Kedua, perhitungan efektif yaitu besarnya bunga yang Anda bayarkan tergantung dari saldo pinjaman sebelumnya. Misalnya Anda meminjam uang sejumlah Rp5.000.000 rupiah dengan ketentuan cicilan Rp1.000.000 setiap bulannya. Maka saldo bulan pertama Anda adalah sebesar 5 juta rupiah, kemudian saldo bulan kedua adalah 4 juta rupiah, karena bulan sebelumnya sudah dicicil sebesar 1 juta rupiah, begitu seterusnya. Oleh karena setiap bulan saldo pinjaman terus menurun karena sudah dibayar sebelumnya, maka bunganya pun juga akan menurun. Hal ini berarti bunga yang Anda bayarkan pada cicilan bulan ke-2 akan lebih kecil dibandingkan dengan cicilan pertama, dan begitu seterusnya. Setiap bulan bunga cicilan Anda akan terus menurun. Ketiga, perhitungan anuitas merupakan gabungan dari perhitungan flat dan efektif. Untuk metode perhitungannya, bank memiliki cara tersendiri yang dapat menghitung secara otomatis. Sedangkan untuk kondisi suku bunganya dibagi menjadi dua, yaitu suku bunga tetap dan mengambang. Suku bunga tetap berarti suku bunga yang dikenakan atas pinjaman Anda tetap selama jangka waktu peminjaman yang telah disepakati, misalnya suku bunga Anda adalah sebesar 2% maka akan tetap sama selama jangka waktu peminjaman yang ditentukan. Akan tetapi, jika suku bunga pasar mengalami penurunan, maka suku bunga Anda dapat naik dan cicilan menjadi lebih mahal, tapi jika suku bunga pasar mengalami kenaikan, suku bunga Anda tetap. Suku bunga mengambang berarti suku bunga Anda berubah-ubah tergantung dari suku bunga bank. Jika suku bunga bank mengalami kenaikan, maka suku bunga kredit Anda juga naik, jika suku bunga bank turun, maka suku bunga kredit Anda juga menurun, sehingga bisa menjadi lebih murah cicilannya.

Demikianlah ulasan mengenai suku bunga kredit. Semoga bisa menambah wawasan Anda mengenai dunia perbankan. Selain itu, informasi ini dapat menjadi pertimbangan Anda dalam menentukan pilihan saat akan mengambil pinjaman di bank.


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Ingin Pinjam Uang Di Bank? Kenali Dulu Macam – Macam Suku Bunga Kredit-nya"

Posting Komentar